Skip to content
SALAKANAGARA INSTITUTE

SALAKANAGARA INSTITUTE

Yayasan Kajian Kemanusiaan dan Demokrasi

Primary Menu
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL SALAKANAGARA INSTITUTE
    • PENGURUS SALAKANAGARA INSTITUTE
    • PENGELOLA WEBSITE
  • OASE
  • OPINI
  • FOKUS BANTEN
  • INFO SI
  • NEWSLETTER SI
    • EDISI 1
    • EDISI 2
  • FOKUS
  • INSIGHT
  • Home
  • OPINI
  • Nyanyi Pagi 17 April 2019
  • OPINI

Nyanyi Pagi 17 April 2019

SI 2 Desember 2023

Dean Al-Gamereau

Sinar matahari sudah  mulai menerobos  daun dan dahan, Nak!  Burung-burung mulai  bernyanyi-nyanyi mendendangkan kebebasan. Sebelum berangkat ke huma di atas bukit, kita ke  tempat pemungutan suara (TPS)  dulu di  kaki gunung sana, bukan?  Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), tetangga kita juga, yang sebelumnya rajin memberi penjelasan kepada kita tentang pentingnya menggunakan hak pilih.  Surat pemberitahuannya,  kita bawa bukan?

Untuk kali pertama kau menggunakan hak pilih. Ibumu sudah sekian kali menggunakannya. Kini, pilih presiden dan wakil presiden yang kau sukai, bebas, seperti  nyanyi pagi burung-burung  di belakang rumah kita. Bebas   kau memilih calon presiden dan wakil presiden, seperti kau bebas memilih  kembang melati yang  kemudian terselip di rambut hitam legammu.

Pilihlah  calon presiden  dan wakil presiden  yang akan berjuang untuk kita! Kau pernah dengar pidato  kampanye atau debat mereka di televisi? Dengan suaranya yang serak-serak basah, dan sambil  mengepalkan tinju ke atas, bahkan menggebrak meja debat, juga dengan bingkai senyum dan ramah,  mereka berjanji akan memperbaiki nasib orang-orang seperti  kita  –  kalau kelak mereka terpilih.  

Satu suaramu yang sah, Nak, sama harganya dengan satu suara sah  seorang calon presiden  atau wakil presiden.  Suara  sahmu akan berarti,  biar pun nanti hanya seperti  setitik air yang  jatuh  ke  laut luas sejauh mata memandang.

Kau mau memilih siapa? Terserah! Itu  bebas dan rahasia, bukan?   Pilihan kita bisa  sama, bisa  pula berbeda.  Di sini, anakku bukan anakku! Kau bukan fotokopi aku! Namun,  kita tak  termasuk golput, bukan?  Bunyi spanduk yang kita baca seberang jalan kantor desa, “Golput tidak keren”. Ibumu pernah pula mendengar (bisi-bisik) akan adanya serangan fajar menjelang hari penggunaan hak pilih di TPS. Pernah pula ibumu baca di sebuah spanduk,  berisi kalimat :”Di sini menerima serangan fajar”.

Biarlah, calon presiden  dan wakil presiden  yang kelak terpilih berpikir tenang.  Kita  tetap meratakan tanah dan menabur benih di sini, sambil sesekali kita nikmati sejuknya angin pegunungan.

Calon Presiden dan wakil presiden terpilih nanti akan berbicara tentang  banyak hal, tentang kesejahteraan, tentang kesehatan,  tentang pendidikan, tentang  semua hal demi dan untuk  kita hidup lebih baik, lebih sejahtera, seperti  yang mereka janjikan. Kalau mereka tak menepati janjinya, kita buat saja komunitas penagih janji kampanye, ya?

Ketika kita ke kota, sering sekali pula kita saksikan kemelaratan di tengah gedung indah dan sedan mewah. Kita  lebih baik dari mereka, Nak, biar pun pakaian kita sama-sama lusuh berlapiskan debu. Matahari sudah naik. Hari mulai panas. Baru saja kita menggunakan hak pilih di balik bilik rahasia TPS. Sekarang, kita ke huma di atas bukit, kita sedang menghadapi musim panen, musim petik padi huma  yang kita tanam  tempo hari. Biar, hasil pemilihan presiden dan wakil presiden  kita tanyakan saja nanti kepada  tetangga yang punya televisi.  Maka, “Nyanyi Pagi  17 April 2019” pun  sampai di sini.

SI
Author: SI

Post Views: 190

Continue Reading

Previous: Orang-orang Rangkasbitung
Next: Abu Bakar dan Dwitunggal Muhajirin – Ansar

ARTIKEL LAIN

Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat
  • OPINI

Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat

6 September 2025
Belajarlah pada Rayap
  • OPINI

Belajarlah pada Rayap

11 Juni 2025
Kabinet Gemuk, Akankah Jadi Solusi?
  • OPINI

Kabinet Gemuk, Akankah Jadi Solusi?

3 Desember 2024

JANGAN LEWATKAN

Mengenang Sosok Bapak H Tryana Sjam’un Pemimpin Bijak Yang Merakyat
  • INFO SI
  • OBITUARI

Mengenang Sosok Bapak H Tryana Sjam’un Pemimpin Bijak Yang Merakyat

16 Januari 2026
Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat
  • OPINI

Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat

6 September 2025
ORGANISASI MASYARAKAT DAN PERAN  KONTROL SOSIAL
  • FOKUS

ORGANISASI MASYARAKAT DAN PERAN  KONTROL SOSIAL

29 Juni 2025
Penegak Hukum Lemah, Premanisme di mana-mana
  • FOKUS

Penegak Hukum Lemah, Premanisme di mana-mana

29 Juni 2025
Copyright © SALAKANAGARA INSTITUTE