Skip to content
SALAKANAGARA INSTITUTE

SALAKANAGARA INSTITUTE

Yayasan Kajian Kemanusiaan dan Demokrasi

Primary Menu
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL SALAKANAGARA INSTITUTE
    • PENGURUS SALAKANAGARA INSTITUTE
    • PENGELOLA WEBSITE
  • OASE
  • OPINI
  • FOKUS BANTEN
  • INFO SI
  • NEWSLETTER SI
    • EDISI 1
    • EDISI 2
  • FOKUS
  • INSIGHT
  • Home
  • EDITORIAL
  • 2025: Antara Harap dan Cemas
  • EDITORIAL

2025: Antara Harap dan Cemas

SI 13 Januari 2025

A. Suryana Sudrajat

Tahun 2024 baru saja berlalu, dan sekarang kita berada di awal 2025. Sebagai individu, kita akan menjadi orang beruntung jika hidup kita setahun ke depan lebih baik ketimbang tahun lalu. Jika katakanlah sama saja, kita masuk kategori orang yang merugi. Bagaimana jika lebih buruk, bukan hanya buntung tapi celaka, Karena itu, momentum tahun baru sudah selayaknya kita mengadakan perhitungan, muhasabah, atau melakukan introspeksi.

Setelah  introspeksi, kita  mengadakan koreksi terhadap diri sendiri (self correction), apa langkah berikutnya? Pertama, tentu saja kita berjanji kepada diri sendiri untuk menjadi manusia yang baik. Kedua, merealisasikan komitmen tersebut dalam bentuk perbuatan yang nyata, tidak sekadar omon-omon.

Itu semua merupakan  kesadaran diri untuk memperbaiki langkah yang salah  di tahun lalu,  dengan  berbuat yang baik dan lebih baik lagi. Jika ada jejak tercecer di belakang  hendaknya diganti dengan langkah kebajikan ketika mengawali tahun baru. Ya, dalam segala hal, tentu.

Dalam konteks kehidupan sosial, misalnya, apakah kita telah berusaha secara sungguh untuk menjadikan diri bermanfaat bagi sesama? Betapapun  manusia tidak bisa hidup dan menghidupi dirinya secara sendiri. Manusia mempunyai saling ketergantungan satu sama lainnya. Maka, sebagai bagian atau anggota dari sebuah masyarakat, kita tidak hanya menerima  tetapi juga dituntut memberi manfaat atau maslahat kepada orang lain.

Tetapi dalam kenyataan, alih-alih memberi manfaat sebagian dari kita justru hidupnya lebih banyak mendatangkan mudarat, Ini tentu sangat jauh dari gambaran  Nabi bahwa,  “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat bagi manusia.” (Hadis riwayat Ath-Thabrani). Dalam hubungan bermasyarakat, hendaknya kita mengedepankan nilai-nilai kejujuran, keterpercayaan (amanah), ketulusan, kebersamaan,  kerja keras, kemandirian, etika dan moral, serta  keberadaban.

Harus diakui, pada 2024kita mengalami kemunduran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama dalam demokrasi, penegakan hukum, etika dan moral. Maka, apakah Anda terkejut membaca berita bekas orang nomor satu di Republik ini masuk dalam nominasi tokoh kejahatan terorganisasi dan terkorup di duniatahun 2024? “Penghargaan” ini setiap tahun diberikan oleh Organized Crime and Corruption Project (OCRP) kepada tokoh-tokoh yang dianggap memiliki dampak besar dalam memperburuk kejahatan terorganisasi dan korupsi di dunia. Hal yang mungkin tidak terbayangkan  oleh kita dua atau tiga tahun lalu. Namun demikian, noda pada penutup tahun yang menimpa mantan presiden kita itu, cukup menggambarkan keadaan mengkhawatirkan yang sedang dihadapi Indonesia kini. Jika pemerintahan  baru tidak segera memperbaiki berbagai praktik culas yang dilakukan penguasa sebelumnya, tampaknya kita tidak bisa berharap Indonesia akan menjadi lebih baik.*

SI
Author: SI

Yayasan Kajian Kemanusiaan dan Demokrasi

Post Views: 598

Continue Reading

Previous: Kesenjangan dan Demokrasi
Next: AKSI “INDONESIA GELAP”

ARTIKEL LAIN

Bom Waktu Industri Ekstraktif
  • EDITORIAL

Bom Waktu Industri Ekstraktif

25 Juni 2025
Indonesia  bukan lagi negara hukum?
  • EDITORIAL

Indonesia  bukan lagi negara hukum?

11 Juni 2025
AKSI “INDONESIA GELAP”
  • EDITORIAL

AKSI “INDONESIA GELAP”

10 April 2025

JANGAN LEWATKAN

Mengenang Sosok Bapak H Tryana Sjam’un Pemimpin Bijak Yang Merakyat
  • INFO SI
  • OBITUARI

Mengenang Sosok Bapak H Tryana Sjam’un Pemimpin Bijak Yang Merakyat

16 Januari 2026
Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat
  • OPINI

Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat

6 September 2025
ORGANISASI MASYARAKAT DAN PERAN  KONTROL SOSIAL
  • FOKUS

ORGANISASI MASYARAKAT DAN PERAN  KONTROL SOSIAL

29 Juni 2025
Penegak Hukum Lemah, Premanisme di mana-mana
  • FOKUS

Penegak Hukum Lemah, Premanisme di mana-mana

29 Juni 2025
Copyright © SALAKANAGARA INSTITUTE