Skip to content
SALAKANAGARA INSTITUTE

SALAKANAGARA INSTITUTE

Yayasan Kajian Kemanusiaan dan Demokrasi

Primary Menu
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL SALAKANAGARA INSTITUTE
    • PENGURUS SALAKANAGARA INSTITUTE
    • PENGELOLA WEBSITE
  • OASE
  • OPINI
  • FOKUS BANTEN
  • INFO SI
  • NEWSLETTER SI
    • EDISI 1
    • EDISI 2
  • FOKUS
  • INSIGHT
  • Home
  • BUKU
  • Ajakan  Filosof Muslim 1000 Tahun Lalu
  • BUKU

Ajakan  Filosof Muslim 1000 Tahun Lalu

SI 11 Juni 2025

Judul : Seni Berpikir Kritis:  Menakar Kebenaran Sejak dalam Pikiran

Judul asli       : Manthiq al-Masyriqiyyîn

Pengarang       : Ibnu Sina

Halaman       : 268

Penerbit          : Turos Pustaka, 2025

. . .

Ibnu Sina, atau dikenal juga sebagai Avicenna di dunia Barat, adalah tokoh besar dalam sejarah ilmu pengetahuan Islam dan dunia. Ia dikenal sebagai seorang filsuf, dokter, dan ilmuwan yang pemikirannya masih dibahas hingga hari ini. Sejarawan sains George Sarton menyebutnya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia filsafat dan kedokteran.

Lahir pada tahun 980 M di wilayah yang kini menjadi Uzbekistan, Ibnu Sina sudah menunjukkan kecerdasannya sejak kecil. Di usia 10 tahun ia sudah hafal Al-Qur’an dan menguasai berbagai ilmu, termasuk matematika dan logika. Di usia 16 tahun ia mulai praktik sebagai dokter, dan dua tahun kemudian sudah menjadi dokter istana. Sepanjang hidupnya, ia menulis lebih dari 450 buku, dengan sekitar 240 yang masih bisa ditemukan. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah Al-Qanun fi al-Tibb, buku kedokteran yang jadi rujukan utama di Eropa dan dunia Islam selama berabad-abad.

Buku Seni Berpikir Kritis: Menakar Kebenaran Sejak dalam Pikiran adalah terjemahan dari salah satu karya filsafat dan logika Ibnu Sina yang berjudul Manṭiq al-Masyriqiyyīn. Buku ini ditulis menjelang akhir hidupnya dan berisi pandangan baru tentang cara berpikir dan bernalar. Ia mengkritik cara berpikir lama yang terlalu kaku, yang berasal dari filsafat Yunani kuno, khususnya pemikiran Aristoteles. Ibnu Sina merasa bahwa logika tidak boleh hanya dipahami sebagai aturan yang kaku, tapi harus bisa mengikuti cara berpikir manusia yang lebih fleksibel. Ia kemudian menawarkan pendekatan baru yang lebih terbuka dan intuitif, yang disebut sebagai pendekatan “Timur” (masyriqiyyah), meski istilah ini tidak disebutkan langsung dalam bukunya.

Buku ini terbagi menjadi tiga bagian utama. Pertama adalah tashawwur (konsepsi), yang menjelaskan bagaimana manusia membentuk pemahaman awal terhadap sesuatu. Kedua adalah imtihan (observasi) yang membahas cara kita mengenali dan menguji ciri-ciri atau sifat yang melekat pada suatu objek atau ide. Dan terakhir adalah tashdiq (justifikasi), bagian yang mengulas bagaimana kita bisa menentukan apakah suatu pernyataan itu benar atau salah, dengan melihat apakah pernyataan itu bersifat umum, khusus, positif, atau negatif. Ketiga bagian ini membentuk dasar cara berpikir yang ditawarkan oleh Ibnu Sina.

Menurut Ibnu Sina, logika adalah alat bantu berpikir yang membantu kita berpindah dari hal-hal yang sudah kita ketahui menuju hal-hal yang belum kita ketahui. Dengan logika, kita bisa menghindari kesalahan berpikir dan jebakan ilusi yang bisa menyesatkan. Baginya, logika bukan sekadar aturan, tetapi juga jalan untuk memahami dunia secara lebih mendalam.

Di dalam buku ini, Ibnu Sina juga menjelaskan beberapa konsep penting dalam logika, seperti hubungan antara subjek dan predikat dalam kalimat, perbedaan antara definisi yang penting dan yang hanya tambahan, serta bagaimana memahami kontradiksi. Semua ini disampaikan dengan tujuan agar logika bisa digunakan oleh siapa pun, di mana pun, tanpa terikat oleh bahasa atau budaya tertentu.

Buku ini penting dibaca, terlebih di tengah luberran  informasi yang sebagiannya jauh dari kebenaran.   [M. Akhyar Amin]

  •  
SI
Author: SI

Yayasan Kajian Kemanusiaan dan Demokrasi

Post Views: 701

Continue Reading

Previous: Legasi Mar’ie Muhammad
Next: Politik Jatah Preman dan Relasi Kuasa Negara

ARTIKEL LAIN

Politik Jatah Preman dan Relasi Kuasa Negara
  • BUKU

Politik Jatah Preman dan Relasi Kuasa Negara

25 Juni 2025
Legasi Mar’ie Muhammad
  • BUKU

Legasi Mar’ie Muhammad

10 April 2025
Mendeteksi Bahaya Autokrasi
  • BUKU

Mendeteksi Bahaya Autokrasi

13 Januari 2025

JANGAN LEWATKAN

Mengenang Sosok Bapak H Tryana Sjam’un Pemimpin Bijak Yang Merakyat
  • INFO SI
  • OBITUARI

Mengenang Sosok Bapak H Tryana Sjam’un Pemimpin Bijak Yang Merakyat

16 Januari 2026
Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat
  • OPINI

Masihkah Kemerdekaan Milik Rakyat

6 September 2025
ORGANISASI MASYARAKAT DAN PERAN  KONTROL SOSIAL
  • FOKUS

ORGANISASI MASYARAKAT DAN PERAN  KONTROL SOSIAL

29 Juni 2025
Penegak Hukum Lemah, Premanisme di mana-mana
  • FOKUS

Penegak Hukum Lemah, Premanisme di mana-mana

29 Juni 2025
Copyright © SALAKANAGARA INSTITUTE